ARCHIVE
RECENTS

14 Feb 2019, 19:25 WIB

MNC Peduli-Lotte Mart Resmikan Bantuan Rumah Singgah Lentera di Solo

SOLO - Jalinan Kasih MNC Peduli dan Lotte Mart meresmikan bantuan Rumah Singgah Lentera Lantai 2 dan satu unit mobil operasional di Kota Solo, Kamis (14/2/2019). Bantuan untuk penanganan anak-anak penderita HIV/AIDS ini diharapkan memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli.

Marketing Director PT Lotte Mart Indonesia, Evi Lionawan mengatakan, pihaknya kembali menyalurkan bantuan setelah pada Desember 2017 meresmikan rumah singgah bekerja sama dengan Kementerian Sosial (Kemensos). Bantuan yang diberikan kali ini, melanjutkan pembangunan kedua karena kebutuhan semakin meningkat.

"Setelah rumah singgah ini diketahui, makin banyak anak-anak yang dikirimkan ke sini," kata Evi Lionawan di sela sela peresmian Rumah Singgah Lentera Lantai 2 di Kota Solo.
Dengan demikian, kebutuhan kamar semakin banyak karena penghuninya juga bertambah. Selain itu, penanganan anak-anak penderita HIV/AIDS juga sangat membutuhkan transportasi. Sehingga bantuan mobil operasional diharapkan dapat membantu. Bantuan di antaranya dihimpun dari konsumen, dan sebagian lainnya dari Lotte Mart.

"Kami berharap ini dapat memberikan inspirasi agar semakin banyak yang membantu," ucapnya.
Menurutnya, anak-anak penderita HIV/AIDS yang ditangani di rumah singgah yang terletak di kawasan Jurug tersebut mulai membutuhkan biaya pendidikan. Sementara, bantuan yang disalurkan saat ini nilainya mencapai Rp400 juta. Terdiri dari mobil operasional sekitar Rp200 juta, dan pembangunan rumah singgah lantai 2 sebesar Rp200 juta. Sedangkan untuk pembangunan rumah singgah sebelumnya, besarnya mencapai Rp600 juta.

Ketua III MNC Peduli, Jessica Tanoesoedibjo mengatakan, pihaknya ingin membantu anak-anak yang terkena HIV/AIDS karena sering kali mendapat perlakuan diskriminatif di tengah masyarakat. Selain itu, mereka juga dikucilkan.

"Harapan kami dari kerja sama dengan Lotte Mart, dapat memberikan tempat tinggal yang layak. Sehingga kehidupan mereka menjadi lebih baik," tutur Jessica.

Pembangunan lantai 2 rumah singgah Lentera, terdiri dari empat kamar tidur, satu kamar mandi dan mobil operasional.
Kasi Pusat Layanan Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (KPLKSAI) Dinas Sosial (Dinsos) Solo Suryanto memberikan apresiasi atas bantuan MNC Peduli dan Lotte Mart. Bantuan diharapkan dapat menunjang sarana dan prasana yang telah ada. "Kami juga mengharapkan seluruh masyarakat lebih peduli dan memberi dukungan," kata Suryanto.

Ketua Yayasan Lentera Surakarta, Yunus Prasetyo mengatakan, dengan adanya bangunan lantai 2 yang baru diresmikan, maka cukup untuk menampung 32 anak penderita HIV/AIDS. Sedangkan bantuan mobil operasional, rencananya dipakai untuk membawa anak-anak ketika membutuhkan penanganan di rumah sakit, serta kegiatan di luar shelter.

"Ketika shelter mulai ditempati, jumlah anak baru 16 orang. Saat ini telah mencapai 32 anak dan pengasuh 9 orang," ungkap Yunus.

Tambahan anak-anak yang ditangani berasal luar kota, seperti Yogyakarta, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. Penghuni rumah singgah Lentera berusia antara 7-10 tahun. Rumah singgah Lentera masih membutuhkan ruang belajar anak, dan ruang serba guna untuk kegiatan belajar mengajar. Jika anak anak yang ditangani terus bertambah, maka kebutuhan kamar tidur nantinya juga akan perlu penambahan.

(AMM)

 

Sumber : www.sindonews.com