ARCHIVE
RECENTS

08 Aug 2018, 12:21 WIB

MNC Peduli – PDUI Gelar Bakti Sosial di Kepulauan Togean

TOJO UNA-UNA – MNC Peduli dan Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan di Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu. Aksi positif ini dilakukan karena masalah kurang gizi kronis atau stunting masih menjadi ancaman bagi anak-anak di daerah terpencil tersebut.

“Kondisi kesehatan kurang gizi di daerah kami, juga soal stunting masih tinggi, itu akibat dari masalah gizi,” tutur Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola di lokasi acara.

Kepulauan Togean sendiri terhitung jauh dari Ampana, ibukota kabupaten Tojo Una-Una. Terletak di Teluk Tomini, untuk mencapainya perlu menempuh perjalanan laut selama 90 menit dari Ampana. Sedangkan untuk menuju kota ini, jika berangkat dari Jakarta perlu melalui kota Palu dan baru melanjutkan ke Ampana.

Jika menggunakan transportasi darat, waktu tempuhnya mencapai 13 jam dari Palu. Jarak kedua kota hampir 400 kilometer melalui Trans Sulawesi dan menyusur pesisir perairan teluk.

Faktor keterpencilan ini juga menjadi perhatian MNC Peduli. Menurut Head of CSR MNC Group Tengku Havid Ridwansyah, MNC Peduli akan terus berkomitmen memberikan bantuan untuk masyarakat daerah terpencil di pelosok nusantara.

“Khusus untuk ini kami bekerja sama dengan PDUI. Dan, kami membuka seluas-luasnya kerja sama di bidang kesehatan khususnya di daerah-daerah terpencil di daerah terisolir yang sangat membutuhkan bantuan untuk masyarakat setempat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PDUI Pusat dr. Abraham Padlan Andi Patarai berharap gerakan bakti sosial ini juga dapat mengedepankan kegiatan promotif preventif. “Saya berharap bahwa tidak hanya aspek kuratif saja yang menjadi gerakan bakti sosial ini, tapi juga untuk mengedepankan juga kegiatan promotif perventif,” katanya.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan anak yang rawan terkena stunting, MNC Peduli dan PDUI juga menggelar sunatan massal yang diikuti 150 anak di Balai Desa Wakai.

 

Sumber: www.mncupdate.com