ARCHIVE
RECENTS

22 Jun 2019, 15:19 WIB

BEI dan MNC Sekuritas Resmikan Galeri Investasi Pasar Alam Bekasi

BEKASI - Bursa Efek Indonesia (BEI) bekerjasama dengan MNC Sekuritas, meresmikan Galeri Investasi BEI Pasar Alam, yang berlokasi di Jalan Alun-Alun Selatan Bumipala Vida, Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat. Galeri investasi ini diharapkan dapat lebih meningkatkan minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia.

Ketua Pengawas Koperasi Savira sekaligus pengelola Pasar Alam, Rifkie Nawawi mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik kerjasama dalam hal investasi yang digalakkan BEI bersama MNC Sekuritas. Dengan masuknya konten investasi di koperasi tersebut, diakuinya mampu mendongkrak kesejahteraan para anggota yang tergabung di dalamnya.

"Ketika akan masuk BEI disini, koperasi menyambut dengan baik. Karena sebelum itu, kami memang sudah menerapkan sistem Go Pay di pasar ini. Dengan begitu kami harapkan Pasar Alam ini tidak hanya bagus dan megah, tetapi juga kontennya. Artinya bisa maju pesat, sejalan dengan kemajuan perekonomian Indonesia. Itu yang akan kami peroleh kalau melakukan dengan konsisten," katanya di lokasi, Sabtu (22/6/2019).

Menurutnya, sistem investasi menjadi lebih berkembang khususnya di era serba digital saat ini. Kemudahan transaksi dan keuntungan yang menjanjikan, menjadikan investasi sebagai salah satu pilihan yang tepat untuk digeluti masyarakat. Hal itu juga yang membuat pihak koperasi menerapkannya demi memenuhi kesejahteraan para anggota.

"Ya tentunya bagus, karena sinergi antara BEI dan koperasi itu harus jelas, tidak boleh cuma omong kosong. Anggota dari BEI jadi anggota koperasi kalau disini. Dan anggota koperasi akan membeli saham dari BEI. Jadi sinerginya real. Koperasi ini kan usaha rakyat yang akan memenuhi kebutuhan rakyat.

Disamping itu juga mencari provit, tetapi tidak nomor satu. Karena yang utama adalah pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan para anggota. Sepanjang kerjasama dengan pihak manapun, bukan hanya BEI, jika itu menunjang cita-cita koperasi, akan kita lakukan," tegasnya.

Head of Investment Gallery PT MNC Sekuritas, Andri Muharizal Putra menuturkan Pasar Alam Bekasi merupakan galeri investasi pasar ke 2 yang dimiliki MNC Sekuritas setelah pasar di Bogor, sekaligus galeri investasi ke 4 di Kota Bekasi.

"Sebelumnya kita sudah bekerjasama dengan 3 galeri investasi di Kota Bekasi. Yang pertama ada di STIE Pelita Bangsa Cikarang, kedua di Universitas Khrisna Dwipayana Jatiwaringin dan ketiga di STEBI Global Mulia Cikarang. Dan kita mempunyai komitmen bersama untuk membesarkan usaha koperasi ini dengan memberikan edukasi yang seluas-luasnya kepada para anggota dan juga masyarakat sekitar, untuk berinvestasi di pasar modal," papar Andri.

Dengan adanya galeri investasi Pasar Alam ini, kata dia, diharapkan dapat meningkatkan jumlah investor yang menurut pihak BEI masih sangat minim untuk saham, dengan jumlah sekitar 900.000 investor.

"Kita berharap dapat meningkatkan lebih banyak lagi investor yang bergabung di Indonesia dan menjadi pemodal," imbuh Andri.

Dia juga memberikan tips tentang bagaimana cara menghindari tipuan investasi bodong dengan iming-iming keuntungan besar, yang akhir-akhir ini marak terjadi. Cara yang paling dasar, kata dia, adalah dengan menerima edukasi terkait kegiatan pasar modal.

"BEI dan kami MNC Sekuritas juga sering melakukan kegiatan sekolah pasar modal. Kita juga ada kegiatan pengenalan calon investor, dimana di kedua kegiatan itu minimal masyarakat bisa belajar apa dan bagaimana cara berinvestasi, instrumen apa saja yang bisa dilakukan untuk investasi. Disitu kita berharap masyarakat bisa belajar dan menghindari segala bentuk investasi bodong," tutupnya.

Sementara itu, Manager Head of Representatif Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Barat Reza Sadat Shameini menyampaikan, Kota Bekasi sebagai salah satu kota berpenduduk terbesar ketiga setelah Jakarta dan Surabaya, memiliki potensi luar biasa untuk menambah jumlah investor pasar modal di Indonesia.

"Kota Bekasi dengan jumlah penduduk 2,8 juta jiwa ini jadi potensi luar biasa untuk nanti kita bisa sosialisasikan dan menambah jumlah investor di pasar modal Indonesia. Karena kita tahu juga, bahwa Bekasi sendiri punya tingkat pertumbuhan ekonomi nasional yang berada diatas rata-rata," jelasnya.

Untuk itu, pihaknya akan memberikan edukasi rutin melalui kegiatan sekolah pasar modal, agar masyarakat awam bisa lebih mengerti tentang investasi dan tertarik untuk bergabung.

"Kita ingin masyarakat bisa menjadi investor-investor cerdas pasar modal yang akan meraih keuntungan-keuntungan melalui investasi," imbuhnya.
Reza juga menyinggung soal perekonomian Indonesia yang memiliki pertumbuhan indeks harga saham gabungan tertinggi di dunia dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Pihaknya juga optimis kondisi ini akan terus bertahan pada dekade berikutnya.

"Akan tetapi sayang kalau misalkan hal ini tidak dinikmati oleh masyarakat kita sendiri. Untuk itu kami mengajak masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia untuk menjadi pemilik dari perusahaan-perusahaan tetap di Indonesia," pungkasnya.

(rhs)

 

Sumber : www.okezone.com