ARCHIVE
RECENTS

01 Jul 2019, 14:04 WIB

Gelar Rakernas, Hary Tanoe Berikan Strategi Bisnis MNC Leasing

JAKARTA - Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menyatakan, kultur dalam perusahaan merupakan kunci kesuksesan dalam berbisnis. Menurutnya, jika memiliki kultur perusahaan yang baik, maka target dari bisnis tersebut akan mudah dicapai.

Hal itu diungkapkan Hary saat membuka rapat kerja nasional (rakernas) PT MNC Guna Usaha Indonesia (MNC Leasing) dengan tema Change To Overcome Challenges, di Gedung MNC Financial, Jakarta, Senin (1/7/2019).

"Karena kultur itu banyak menghasilkan hal-hal yang positif, soal masalah integritas, teamwork, daya jual, disiplin, itu semua kan dari kultur," ujarnya.

Menurutnya, kultur yang baik dapat dimiliki suatu perusahaan, jika sumber daya manusianya turut memiliki keinginan berubah. Terlebih pada masa kini, perkembangan bisnis mulai bergeser ke era digitalisasi. Maka setiap perusahaan harus mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut.

"Jadi kalau itu semua dilakukan dengan baik, perusahaan itu pasti kinerjanya akan lebih baik. Dia akan lebih mampu mengadaptasikan dirinya ketika dibutuhkan untuk berubah," katanya.

Dia menambahkan, rakernas ini jadi hal penting bagi MNC Leasing untuk menyusun strategi bisnis agar menorehkan pencapaian yang lebih baik, setelah pada 2018 berhasil mencatatkan aset sebesar Rp1 triliun. Ditargetkan hingga tahun 2020, perusahaan pembiayaan MNC Grup itu bisa mencatatkan aset sebesar Rp2 triliun.

"Raker itu kan tujuannya untuk menghasilkan resolusi, strategi pembiayaannya bagaimana, masalah administrasinya bagaimana, strategi pendanaannya bagaimana, itu kan dibicarakan nanti," ujarnya.

Direktur Utama MNC Leasing Paulus Cholot Janala menambahkan, untuk mencapai target tersebut pihaknya akan memperbaiki banyak hal. Seperti melakukan penetrasi pasar semaksimal mungkin dan menambah beberapa titik point of sale di luar kota.

Saat ini, MNC Leasing memang sudah memiliki 14 cabang yang tersebar di 11 kota di seluruh Indonesia. "Tahun ini ada rencananya akan tambah 2 atau 3 titik lagi, point of sales. Karena marketnya memang sudah ada, tapi kita belum ada representatif perwakilannya disana," kata dia.
Selain itu, pihaknya pun akan lebih fokus mendorong pembiayaan di sektor machinery dan medical. Tentunya, dengan tetap berkonsentrasi pada pembiayaan infrastruktur, forestry, dan agribisnis.

"Kita akan masuk ke machinery dan medical, yang kemarin kita belum terlalu fokus kesana. Kita akan explore lebih banyak mengenai bisnis machinery dan medical," jelas Paulus.

Dia optimistis, MNC Leasing dapat mencapai target yang telah ditetapkan tersebut. Optimisme ini didukung dengan bergabungnya 2 key person baru pada posisi manajemen, Miron Durait Panjaitan sebagai Direktur Marketing dan Henri Gunawan sebagai Direktur Keuangan.

"(Target 2019) tidak banyak kita cuma mau tumbuh sekitar 40%. Aset tumbuh menjadi sekitar Rp1,4 triliun dari Rp1 triliun," katanya.

(rhs)

 

Sumber : www.okezone.com