ARCHIVE
RECENTS

30 Jul 2018, 15:34 WIB

MNC Life Gandeng Konsorsium Koperasi Jabar Pasarkan Asuransi Unggulan

KARAWANG - PT MNC Life Assurance (MNC Life) mencoba memperluas pemasaran produk asuransi unggulannya, yakni Hario Siaga. Sasarannya saat ini, anggota koperasi yang tergabung di PT Keluarga Koperasi Skala Besar (KKSB) selaku konsorsium koperasi yang ada di Jawa Barat.

Division Head of Alternate Business MNC Life Assurance Gerard AMC Kaliey menuturkan, sebelumnya MNC Life telah bekerja sama dengan konsorsium di Kabupaten Karawang, yakni PT Tomiko. Saat ini, akan dikembangkan di tingkat Jawa Barat.

"Kami berusaha memperluas wilayah untuk untuk memperkenalkan produk unggulan kami," ujar Gerard kepada Okezone, di sela-sela acara Seminar Hari Koperasi ke-71 di Karawang, Sabtu (28/7/2018).

Pria yang kerap disapa Chris itu juga menjelaskan, asuransi kecelakaan Hario Siaga cukup kompetitif. Sebab, menawarkan sejumlah keunggulan lain dibanding produk asuransi ‎pada umumnya. Sebut saja salah satunya, memberikan santunan sebesar Rp30 juta bagi korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia. Tak hanya itu, juga biaya perawatan rumah sakit Rp3 juta per tahun.

"Untuk preminya hanya Rp55.000 per tahun. Dengan premi sebesar itu, bisa mendapatkan santunan yang disebutkan tadi," kata dia.

Dalam hal ini, pihaknya sengaja menggandeng PT KKSB mengingat perusahaan tersebut sangat eksis di dunia perkoperasian dengan jumlah anggota yang cukup banyak. Dengan begitu, kerja sama antara PT MNC Life dan konsorsium koperasi ini akan terus dikuatkan.

"Targetnya, semua anggota koperasi yang ada di bawah naungan PT KKSB bisa memiliki voucher Hario Siaga," tambah dia.

Dia menambahkan, misi perusahaannya adalah menyediakan produk dan layanan asuransi jiwa yang mampu memenuhi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat. Di tempat sama, Direktur PT KKSB, Ihin Solihin mengaku, pihaknya menyambut baik kerja sama tersebut.

Menurut dia, jenis asuransi yang ditawarkan PT MNC Life ini sangat cocok dengan kebutuhan anggotanya. Pasalnta, sebagian besar anggota koperasi ini‎ merupakan pekerja pabrik sehingga memiliki risiko kecelakaan kerja cukup tinggi.

"Kami berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut. Karena jenis asuransi ini sangat dibutuhkan oleh anggota kami," ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini jumlah koperasi yang tergabung dalam konsorsiumnya ada sebanyak 55 koperasi. Adapun jumlah keanggotaan kurang lebih 75.000 orang. 

 

Sumber: www.inews.id