ARCHIVE
RECENTS

24 Jun 2019, 19:36 WIB

MNC Tebar Dividen Rp214 Miliar

JAKARTA - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp214 miliar atau setara Rp15 per lembar saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2019.

Nilai tersebut merupakan 14% dari laba bersih yang berhasil dikantongi perusahaan media MNC Group itu pada tahun 2018 sebesar Rp1,6 triliun. Adapun jumlah pembagian dividen ini meningkat dari tahun lalu yang sebesar Rp209 miliar.

Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menyatakan, jumlah pembagian dividen tersebut telah disetujui oleh pemegang saham. Menurutnya, perseroan memang ingin membagikan nilai dividen yang lebih besar, namun terdapat beberapa kebutuhan yang menjadi pertimbangan.

Di antaranya, untuk kebutuhan mempercepat penurunan rasio utang terhadap ekuitas atau debt to equity ratio, hingga pengembangan bisnis konten. Khususnya pengembangan dari konvensional ke digital.

"Sebenarnya ingin bagikan dividen dalam jumlah yang lebih besar, namun kita ingin mempercepat penurunan debt to equity ratio, juga ada kebutuhan untuk in house production yang naik," ujar Hary Tanoe yang juga Komisaris Utama MNCN dalam paparan publik di iNews Tower, Jakarta, Senin (24/6/2019).

Sementara itu, Direktur MNCN Ruby Panjaitan menambahkan, perseroan pada tahun ini mengalokasikan sekitar Rp500 miliar-Rp600 miliar untuk kebutuhan debt to equity ratio.

"Percepatan penurunan rasio itu tentu akan bagus sekali bagi perusahaan. Kita juga alokasikan untuk pengembangan produksi konten," ungkapnya.

Adapun dividen tunai akan dibagikan kepada para pemegang saham perseroan, di mana masing-masing akan menerima secara proporsional sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya. Tata cara pembagian dividen tunai tersebut akan diumumkan dalam surat kabar.

Selain untuk dividen, porsi laba bersih sebesar Rp1 miliar akan dibukukan sebagai dana cadangan guna memenuhi ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Sedangkan, sisanya akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan.

Selain menetapkan pembagian dividen, dalam RUPST juga disahkan laporan keuangan perseroan untuk tahun buku 2018, yang telah diaudit. Selain itu, tak ada perubahan pada susunan pengurus perseroan.

Maka dengan demikian, susunan Dewan Direksi dan Komisaris sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Hary Tanoesoedibjo

Komisaris : Syafril Nasution

Komisaris Independen : Muhamad Alfan Baharudin

Dewan Direksi

Direktur Utama : David Fernando Audy

Direktur : Kanti Mirdiati Imansyah

Direktur : Ruby Panjaitan

Direktur : Ella Kartika

Direktur : Arya Mahendra Sinulingga

Direktur : Angela Herliani Tanoesoedibjo

Direktur : Gwenarty Setiadi

(dni)

 

Sumber : www.okezone.com